LK 3.1 Menyusun Best Practices
Nama: Dewi Kustantini, S.S
Kelas: 002C
PPG DALJAB UNISMA
Menyusun Cerita
Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak)
Terkait Pengalaman Mengatasi Permasalahan Peserta didik Dalam Pembelajaran
|
Lokasi |
MTs Al Masyhur Klatakan, Jembrana, Bali |
|
Lingkup Pendidikan |
Madrasah Tsanawiyah |
|
Tujuan yang ingin
dicapai |
Aksi PPL Siklus
Ke_1 Ø Dengan menggunakan pendekatan Scientific learning dengan model pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) dapat meningkatkan motivasi belajar
Peserta didik untuk mengidentifikasi
teks prosedur lisan dan tulis dengan memberi dan meminta informasi terkait
obat / makanan / minuman sesuai dengan konteks penggunaannya dengan penuh
rasa ingin tahu, displin, percaya diri selama proses pembelajaran serta mampu
berkomunikasi dan bekerjasama dengan baik dalam kelompok. Ø Dengan menggunakan Media dan Alat/Bahan Pembelajaran yang Inovatif (PPT) Serta
penerapan hypnoteaching dapat meningkatkan minat dan interaksi belajar peserta didik untuk mengidentifikasi teks
prosedur lisan dan tulis dengan memberi dan meminta informasi terkait obat /
makanan / minuman sesuai dengan konteks penggunaannya dengan penuh rasa ingin
tahu, displin, percaya diri selama proses pembelajaran serta mampu berkomunikasi
dan bekerjasama dengan baik dalam kelompok. Aksi PPL Siklus Ke_2 Ø Dengan menggunakan pendekatan Scientific learning dengan model pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) dapat meningkatkan motivasi belajar
Peserta didik untuk menyusun
teks prosedur lisan dan tulis dengan memberi dan meminta informasi
terkait obat / makanan / minuman sesuai dengan konteks penggunaannya dengan
penuh rasa ingin tahu, displin, percaya diri selama proses pembelajaran serta
mampu berkomunikasi dan bekerjasama dengan baik dalam kelompok. Ø Dengan menggunakan Media dan Alat/Bahan Pembelajaran yang Inovatif (PPT) Serta
penerapan hypnoteaching dapat meningkatkan minat dan interaksi belajar peserta didik untuk membuat teks prosedur
lisan dan tulis dengan memberi dan meminta informasi terkait obat / makanan /
minuman sesuai dengan konteks penggunaannya dengan penuh rasa ingin tahu,
displin, percaya diri selama proses pembelajaran serta mampu berkomunikasi
dan bekerjasama dengan baik dalam kelompok. |
|
Penulis |
Dewi Kustantini, S.S |
|
Tanggal |
Ø PPL Aksi Ke-1 Kamis,
1 September 2022 Ø PPL Aksi Ke-2 Jum’at,
16 September 2022 |
|
Situasi: Kondisi yang menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik
ini penting untuk dibagikan, apa
yang menjadi peran dan tanggung jawab
anda dalam praktik ini. |
Kondisi yang
menjadi latar belakang masalah adalah : Ø Motivasi belajar
peserta didik yang rendah. Ø Rendahnya interaksi peserta
didik selama proses belajar. Ø Guru yang
belum menerapkan model
pembelajaran yang kreatif
dan inovatif. Praktik ini penting
untuk dibagikan karena
dapat menimbulkan dampak
yang sangat besar
dan luar biasa
dalam proses pembelajaran yaitu : Ø Dengan menerapkan model dan metode
pembelajaran yang
bervariasi seperti Scientific Learning, PBL dan PJBL, peserta didik sangat antusias
dalam mengikuti proses pembelajaran mulai dari pendahuluan, inti, simpulan dan
sampai dengan refleksi serta penutup. Ø Model dan metode pembembelajaran lebih bervariasi. Media dan Alat/Bahan Pembelajaran lebih inovatif dan tidak monoton sehingga menarik perhatian peserta
didik/tidak membosankan. Ø
Proses bembelajaran lebih
tersetruktur. Ø
Pembelajaran berpusat pada peserta didik. Ø
Guru berperan sebagai fasilitator dan katalisator. Ø
Saat proses pembelajaran berlangsung peserta
didik lebih interaktif dan comunikatif. Ø
Pembelajaran lebih menarik. Ø
Tercapainya tujuan pembelajaran sesuai dengan yang
direncanakan. Yang menjadi peran tanggung
jawab saya dalam praktik ini yaitu: Ø Memperoleh bimbingan dalam proses penyusunan rencana pembelajaran PPL
Siklus aksi 1 dan 2. Ø Saya berdiskusi dan mempresentasikan hasil penyusunan rencana
pembelajaran PPL Siklus aksi 1 dan 2 bersama
dosen, guru pamong,
dan teman-teman mahasiswa PPG. Ø Melakukan revisi
perbaikan rencana pembelajaran PPL Siklus aksi 1 dan 2 berdasarkan sharing dari hasil diskusi dan presentasi
yang sudah dilakukan. Ø Mengunggah perangkat pembelajaran PPL Siklus
aksi ke-1 dan ke-2 di LMS. Ø Melaksankan PPL Siklus Aksi Ke-1 dan ke-2 berdasarkan perangkat pembelajaran ke-
1 dan ke-2. Ø Mendokumentasikan dalam
bentuk video proses
pelaksanaan PPL Siklus
Aksi ke-1 dan ke-2. Ø Mengunggah video
tanpa editing (original) pada LMS. Ø Mengunggah video yang
sudah di edit durasi 15 menit pada LMS. Ø Melakukan refleksi kegiatan yang sudah
dilaksanakan. |
|
Tantangan : Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan
tersebut? Siapa saja yang
terlibat. |
Yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan
yaitu: Ø Terbatasnya sarana
dan prasarana di sekolah,
seperti tidak adanya proyektor LCD untuk memutar power point dan video
pembelajaran. Ø Praktik mengajar dengan
pengawasan dosen dan guru pamong
menggunakan zoom dan shooting. Ø Keadaan signal yang kadang
kurang stabil. Ø Kemampuan peserta didik
yang beragam dan heterogen. Ø
Kesiapan perserta didik
dalam proses pembelajaran. Ø Kemampuan peserta
didik dalam memahami materi yang disajikan. Ø Keaktifan peserta
didik dalam pembelajaran mandiri atau kelompok saat proses pembelajaran. Yang terlibat pada PPL Siklus Aksi Ke-1 yaitu : Ø Peserta didik sebagai
sentral dalam proses pembelajaran menuliskan serta
menjelaskan tentang hasil identifikasi dari label sebuah produk obat, makanan
atau minuman. Ø Guru sebagai
fasilitator dan katalisator. Ø Dosen dan guru pamong
sebagai pembimbing dalam
proses melaksanakan pembelajaran PPL Sikuls Aksi Ke-1. Ø Rekan sejawat yang membantu terlaksananya kegiatan ini,
terutama dalam mempersiapkan sarana prasarana dan shooting video
pembelajaran. Yang terlibat pada PPL Siklus
Aksi Ke-2 yaitu
: Ø Peserta didik sebagai
sentral dalam proses pembelajaran menyusun
dan membuat teks monolog terkait label produk yang mereka amati dengan memperhatikan pilihan kata, kelengkapan struktur, dan kaidah kebahasaan penggunaan kata kalimat/ tanda
baca/ejaan dengan tepat. Ø Guru sebagai
fasilitator dan katalisator. Ø Dosen dan guru pamong
sebagai pembimbing dalam
proses melaksanakan pembelajaran PPL Sikuls Aksi Ke-2. Ø Rekan sejawat yang membantu terlaksananya kegiatan ini,
terutama dalam mempersiapkan sarana prasarana dan shooting video
pembelajaran. |
|
Aksi : Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang digunakan/ bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat
/ Apa saja sumber daya atau materi
yang diperlukan untuk melaksanakan
strategi ini. |
Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk
menghadapi tantangan tersebut : Ø
Mempersiapkan fasilitas yang
dibutuhkan, dengan meminjam dari teman beberapa peralatan (proyektor,
kabel rol, treepodh) Ø Mencari lokasi signal yang
stabil yang ada di dalam kelas sehingga bisa
online dengan dosen
dan guru pamong
serta teman-teman PPG. Ø Membutuhkan kerja sama
antara peserta didik dan teman sejawat yang membantu pada saat pengambilan video. |
|
Refleksi
Hasil dan dampak Bagaimana dampak dari aksi dari Langkah-langkah yang dilakukan?
Apakah hasilnya efektif? Atau tidak
efektif? Mengapa? Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Apa pembelajaran
dari keseluruhan proses tersebut |
Dampak dari aksi dan Langkah-langkah yang
dilakukan yaitu : Ø Semua dapat
dilaksanakan sesuai dengan
apa yang telah
direncanakan. Ø
Tercapainya kegiatan sesuai
dengan harapan. Apakah hasilnya efektif Atau tidak
efektif? Mengapa? Ø Hasilnya sangat efektif,
karena peserta didik sangat antusias saat
proses pembelajaran berlasung, mulai dari pendahuluan hingga proses pembelajaran selesai. Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan: Ø Rekan sejawat sangat
positif dan antusias, sehingga mereka juga
ingin melaksanakan model
pembelajaran yang telah
saya laksanakan. Karena berdampak besar terhadap motivasi belajar peserta didik. Yang menjadi faktor keberhasilan yaitu
: Ø Dukungan rekan sejawat
yang turut membantu mempersiapkan
alat dalam proses perekaman kegiatan pembelajaran. Ø Situasi dan kondisi sangat
mendukung terlaksananya kegiatan PPL Siklus Aksi Ke-1 dan Ke-2. Ø Dapat mengantisipasi atau mengatasi tantangan yang dihadapi
sebelum hari pelaksanaan PPL Siklus Aksi Ke-1dan 2. Ø Berusaha melaksanakan semaksimal mungkin apa yang telah direncanakan. ketidakberhasilan dari strategi yang
dilakukan? Ø Kesalahan teknis yang
terjadi saat penataan kabel menyebabkan tersandung dan mati beberapa device termasuk
laptop yang digunakan memutar power point, saat pembelajaran di PPL aksi ke
1. Ø Kesalahan teknis yang
terjadi saat penggunaan hetset portable yang ternyati menyebabkan auto mute
di beberapa device yang digunakan sambungan zoom di PPL Aksi ke 2. Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut : Ø Dijadikan catatan
tersendiri bagi saya, untuk lebih mempersiapakan lebih matang sebelum memulai
pembelajaran baik secara teknis dan mental. Ø Untuk melaksanakan proses
pembelajaran sehari-hari lebih tertib dan terstruktur. Ø
Peserta didik lebih tertarik dan fokus. Ø
Pembelajaran lebih
bervariasi. Ø
Pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan. Ø
Media dn alat/bahan pembelajaran lebih inovatif. |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar