Rabu, 28 September 2022

 

LK 3.1 Menyusun Best Practices

Nama: Dewi Kustantini, S.S

Kelas: 002C

PPG DALJAB UNISMA

 

Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak)

Terkait Pengalaman Mengatasi Permasalahan Peserta didik Dalam Pembelajaran

Lokasi

MTs Al Masyhur Klatakan, Jembrana, Bali

Lingkup Pendidikan

Madrasah Tsanawiyah

Tujuan yang ingin dicapai

Aksi PPL Siklus Ke_1

Ø Dengan menggunakan pendekatan Scientific learning dengan model pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) dapat meningkatkan motivasi belajar Peserta didik untuk mengidentifikasi teks prosedur lisan dan tulis dengan memberi dan meminta informasi terkait obat / makanan / minuman sesuai dengan konteks penggunaannya dengan penuh rasa ingin tahu, displin, percaya diri selama proses pembelajaran serta mampu berkomunikasi dan bekerjasama dengan baik dalam kelompok.

 

Ø Dengan menggunakan Media dan Alat/Bahan Pembelajaran yang Inovatif (PPT) Serta penerapan hypnoteaching dapat meningkatkan minat dan interaksi belajar peserta didik untuk mengidentifikasi teks prosedur lisan dan tulis dengan memberi dan meminta informasi terkait obat / makanan / minuman sesuai dengan konteks penggunaannya dengan penuh rasa ingin tahu, displin, percaya diri selama proses pembelajaran serta mampu berkomunikasi dan bekerjasama dengan baik dalam kelompok.

 

Aksi PPL Siklus Ke_2

Ø Dengan menggunakan pendekatan Scientific learning dengan model pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) dapat meningkatkan motivasi belajar Peserta didik untuk menyusun teks prosedur lisan dan tulis dengan memberi dan meminta informasi terkait obat / makanan / minuman sesuai dengan konteks penggunaannya dengan penuh rasa ingin tahu, displin, percaya diri selama proses pembelajaran serta mampu berkomunikasi dan bekerjasama dengan baik dalam kelompok.

 

Ø Dengan menggunakan Media dan Alat/Bahan Pembelajaran yang Inovatif (PPT) Serta penerapan hypnoteaching dapat meningkatkan minat dan interaksi belajar peserta didik untuk membuat teks prosedur lisan dan tulis dengan memberi dan meminta informasi terkait obat / makanan / minuman sesuai dengan konteks penggunaannya dengan penuh rasa ingin tahu, displin, percaya diri selama proses pembelajaran serta mampu berkomunikasi dan bekerjasama dengan baik dalam kelompok.

 

 

Penulis

Dewi Kustantini, S.S

Tanggal

Ø  PPL Aksi Ke-1 Kamis, 1 September 2022

Ø  PPL Aksi Ke-2 Jum’at, 16 September 2022

Situasi:

Kondisi yang menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk dibagikan, apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini.

Kondisi yang menjadi latar belakang masalah adalah :

Ø  Motivasi belajar peserta didik yang rendah.

Ø  Rendahnya interaksi peserta didik selama proses belajar.

Ø  Guru yang belum menerapkan model pembelajaran yang kreatif dan inovatif.

 

Praktik ini penting untuk dibagikan karena dapat menimbulkan dampak yang sangat besar dan luar biasa dalam proses pembelajaran yaitu :

Ø  Dengan menerapkan model dan metode pembelajaran yang bervariasi seperti Scientific Learning, PBL dan PJBL, peserta didik sangat antusias dalam mengikuti proses pembelajaran mulai dari pendahuluan, inti, simpulan dan sampai dengan refleksi serta penutup.

Ø  Model dan metode pembembelajaran lebih bervariasi.

Media dan Alat/Bahan Pembelajaran lebih inovatif dan tidak monoton sehingga menarik perhatian peserta didik/tidak

membosankan.

Ø  Proses bembelajaran lebih tersetruktur.

Ø  Pembelajaran berpusat pada peserta didik.

Ø  Guru berperan sebagai fasilitator dan katalisator.

Ø  Saat proses pembelajaran berlangsung peserta didik lebih interaktif dan comunikatif.

Ø  Pembelajaran lebih menarik.

Ø  Tercapainya tujuan pembelajaran sesuai dengan yang direncanakan.

Yang menjadi peran tanggung jawab saya dalam praktik ini  yaitu:

Ø  Memperoleh bimbingan dalam proses penyusunan rencana pembelajaran PPL Siklus aksi 1 dan 2.

Ø  Saya berdiskusi dan mempresentasikan hasil penyusunan rencana pembelajaran PPL Siklus aksi 1 dan 2 bersama dosen, guru pamong, dan teman-teman mahasiswa PPG.

Ø  Melakukan revisi perbaikan rencana pembelajaran PPL Siklus aksi 1 dan 2 berdasarkan sharing dari hasil diskusi dan presentasi yang sudah dilakukan.

Ø  Mengunggah perangkat pembelajaran PPL Siklus aksi ke-1 dan ke-2 di LMS.

Ø  Melaksankan PPL Siklus Aksi Ke-1 dan ke-2 berdasarkan perangkat pembelajaran ke- 1 dan ke-2.

Ø  Mendokumentasikan dalam bentuk video proses pelaksanaan PPL Siklus Aksi ke-1 dan ke-2.

Ø  Mengunggah video tanpa editing (original) pada LMS.

Ø  Mengunggah video yang sudah di edit durasi 15 menit pada LMS.

Ø  Melakukan refleksi kegiatan yang sudah dilaksanakan.

 


Tantangan :

Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Siapa saja  yang terlibat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan yaitu:

Ø  Terbatasnya sarana dan prasarana di sekolah, seperti tidak adanya proyektor LCD untuk memutar power point dan video pembelajaran.

Ø  Praktik mengajar dengan pengawasan dosen  dan guru pamong menggunakan zoom dan shooting.

Ø  Keadaan signal yang kadang kurang stabil.

Ø  Kemampuan peserta didik yang beragam dan heterogen.

Ø  Kesiapan perserta didik dalam proses pembelajaran.

Ø  Kemampuan peserta didik dalam memahami materi yang disajikan.

Ø  Keaktifan peserta didik dalam pembelajaran mandiri atau kelompok saat proses pembelajaran.

Yang terlibat pada PPL Siklus Aksi Ke-1 yaitu :

Ø  Peserta didik sebagai sentral dalam proses pembelajaran menuliskan serta menjelaskan tentang hasil identifikasi dari label sebuah produk obat, makanan atau minuman.

Ø  Guru sebagai fasilitator dan katalisator.

Ø  Dosen dan guru pamong sebagai pembimbing dalam proses melaksanakan pembelajaran PPL Sikuls Aksi Ke-1.

Ø  Rekan sejawat yang membantu terlaksananya kegiatan ini, terutama dalam mempersiapkan sarana prasarana dan shooting video pembelajaran.

Yang terlibat pada PPL Siklus Aksi Ke-2 yaitu :

Ø  Peserta didik sebagai sentral dalam proses pembelajaran menyusun dan membuat teks monolog terkait label produk yang mereka amati dengan memperhatikan pilihan kata, kelengkapan struktur, dan kaidah kebahasaan penggunaan kata kalimat/ tanda baca/ejaan dengan tepat.

Ø  Guru sebagai fasilitator dan katalisator.

Ø  Dosen dan guru pamong sebagai pembimbing dalam proses melaksanakan pembelajaran PPL Sikuls Aksi Ke-2.

Ø  Rekan sejawat yang membantu terlaksananya kegiatan ini, terutama dalam mempersiapkan sarana prasarana dan shooting video pembelajaran.

Aksi :

Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang digunakan/ bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat / Apa saja sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini.

Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut :

Ø  Mempersiapkan fasilitas yang dibutuhkan, dengan meminjam dari teman beberapa peralatan (proyektor, kabel rol, treepodh)

Ø  Mencari lokasi signal yang stabil yang ada di dalam kelas sehingga bisa online dengan dosen dan guru pamong serta teman-teman PPG.

Ø  Membutuhkan kerja sama antara peserta didik dan teman sejawat yang membantu pada saat pengambilan video.

Refleksi Hasil dan dampak Bagaimana dampak dari aksi dari Langkah-langkah yang dilakukan? Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif? Mengapa? Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut

Dampak dari aksi dan Langkah-langkah yang dilakukan yaitu :

Ø  Semua dapat dilaksanakan sesuai dengan apa yang telah direncanakan.

Ø  Tercapainya kegiatan sesuai dengan harapan.

 

Apakah hasilnya efektif Atau tidak efektif? Mengapa?

Ø  Hasilnya sangat efektif, karena peserta didik sangat antusias saat proses pembelajaran berlasung, mulai dari pendahuluan hingga proses pembelajaran selesai.

 

Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan:

Ø  Rekan sejawat sangat positif dan antusias, sehingga mereka juga ingin melaksanakan model pembelajaran yang telah saya laksanakan. Karena berdampak besar terhadap motivasi belajar peserta didik.

 

Yang menjadi faktor keberhasilan yaitu :

Ø  Dukungan rekan sejawat yang turut membantu mempersiapkan alat dalam proses perekaman kegiatan pembelajaran.

Ø  Situasi dan kondisi sangat mendukung terlaksananya kegiatan PPL Siklus Aksi Ke-1 dan Ke-2.

Ø  Dapat mengantisipasi atau mengatasi tantangan yang dihadapi sebelum hari pelaksanaan PPL Siklus Aksi Ke-1dan 2.

Ø  Berusaha melaksanakan semaksimal mungkin apa yang telah direncanakan.

ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan?

Ø  Kesalahan teknis yang terjadi saat penataan kabel menyebabkan tersandung dan mati beberapa device termasuk laptop yang digunakan memutar power point, saat pembelajaran di PPL aksi ke 1.

Ø  Kesalahan teknis yang terjadi saat penggunaan hetset portable yang ternyati menyebabkan auto mute di beberapa device yang digunakan sambungan zoom di PPL Aksi ke 2.

 

Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut :

Ø  Dijadikan catatan tersendiri bagi saya, untuk lebih mempersiapakan lebih matang sebelum memulai pembelajaran baik secara teknis dan mental.

Ø  Untuk melaksanakan proses pembelajaran sehari-hari lebih tertib dan terstruktur.

Ø  Peserta didik lebih tertarik dan fokus.

Ø  Pembelajaran lebih bervariasi.

Ø  Pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan.

Ø  Media dn alat/bahan pembelajaran lebih inovatif.